Senin, 10 Februari 2020

Business Plan of ALTERNATE POWER

I. Introductory Page
A.   Name Of Business
ALTERNATE POWER      
B.    Address of Business
Jl.Industri 3 dalam rt.011/rw.014 no.04 Pademangan barat,Jakarta Utara,WA:085771793251.
C.    Nature of Business
Jasa Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya 

II. Executive Summary
A. summarizing the complete business  plan
ALTERNATE POWER  adalah bisnis penyedia barang dan jasa pemasangan PLTS milik pribadi,jasa ini memasang PLTS sesuai daya yang diminta konsumen ,harga nya tergantung banyaknya komponen yang di pakai.

III. Industry Analysis
A.   Future Outlook and Trends
Di masa depan kebutuhan PLTS sangat dibutuhkan karena ramah lingkungan dan perawatan nya yang mudah
B.    analysis of competitors
Banyak BUMN di bidang kontraktor atau dibidang energi yang memonopoli jasa di bidang energi ini.
C.    Market Segmentation
Segmentasi pasar tertuju pada konsumen   yang membutuhkan energi ramah lingkungan,masyarakat pedalaman yang sulit di akses PLN,dan kapal laut.
D.   Industry and market forecast
Memprediksi pasar dan industri melalui state-by-state population, demographic, dan housing data










IV. Description of Venture
A.   Product(s)
Pembangkit Listrik Tenaga Surya
B.    Service(s)
Memasang PLTS sesuai permintaan konsumen
C.    Size of business
Skala Micro
D.   Office equipment and personnel
Panel Surya,power supply/baterai,inverter,kabel,7 sumber daya manusia,1 Analis,4Teknisi,1 Manajer,1 Marketing
E.    Background of entrepreneur
Kuliah di Universitas Gunadarma jurusan Teknik Elektro
     
V. Production Plan
A.   Manufacturing process (amount subcontracted)
Pemasangan dilakukan sesuai Daya yang dibutuhkan konsumen.kami yang menyediakan komponen komponen nya.
B.    Physical plant
Jasa ini dilakukan di tempat konsumen.
C.    Machinery and Equipment
Panel Surya,power supply/baterai,inverter,kabel,multimeter,alat alat untuk bangunan.
D.   Names of suppliers of raw materials
Supplier peralatan PLTS di Panelsuryajakarta-Jakarta timur
    



VI. Operation Plan
A.   Description of company’s operation
Melayani pada jam kerja pukul 08.00-17.00.
B.    Flow of orders for goods and/or services
Konsumen bisa datang ke kantor lalu memberi keterangan order yang diinginkan, jika sudah deal dengan harga,konsumen memberikan DP(down payment) dan menentukan hari pemasangan, setelah itu tahap pengerjaan.setelah Pemasangan sudah selesai konsumen bisa melunasi pembayaran.
C.    Technology utilization
HP,Internet,Komputer,Printer.


VII. Marketing Plan
A.   Pricing
Pemasangan Panel Surya/1500 watt Rp 30.000.000,00.,Biaya komponen Rp 14.000.000,00 dan biaya analis+pemasangan Rp 16.000.000,00
B.    Distribution
Kami datang ke tempat konsumen.
C.    Promotion
Melalui social media atau mempromosikan nya dengan banner.
D.   Product forecast
Peramalan kualitatif,menggunakan intuisi,pengalaman pribadi dan berdasarkan pendapat.


VIII. Organizational Plan
A.   Form of ownership
Sole proprietorship,bisnis ini milik saya pribadi.




IX. Assessment of Risk
A.   Evaluate weakness(es) of business
Kelemahan bisnis ini adalah memerlukan jaringan yang luas untuk promosi karena sudah banyak BUMN yang menggeluti bisnis ini.

B.    New technologies
Teknologi yang digunakan pada proses Pemasangan adalah computer 1 set untuk mendesain,dan printer untuk mencetak desain setelah itu dipasang ditempay konsumen.
C.    Contingency plans
Kalau bisnis ini mengalami kebangkrutan mungkin saya akan bergabung dengan perusahaan lain yang lebih sukses dan mengambil ilmu yang belum saya dapat lalu membangun dari awal bisnis saya.







X. Financial Plan
A.     Assumptions
ASSUMPTIONS:
DEMAND PER MONTH
PEMASANGAN PLTS
10
ELECTRICTY EXPENSE
2.000.000/MONTH
WAGES
69.000.000/MONTH
COST OF GOODS SOLD
COGS PLTS kit
14.000.000
COGS PEMASANGAN PLTS
16.000.000
PRICE
Pemasangan PLTS 
Rp 30.000.000
TOTAL WEEKS IN 1 YEAR
52

B.Total Cost

TOTAL COST/MONTH
TOTAL COST
PRICE
QUANTITY
TOTAL
GAJI MANAJER
15.000.000
1
IDR15.000.000
GAJI ANALIS
12.000.000
1
IDR12.000.000
GAJI TEKNISI
9.000.000
4
IDR36.000.000
GAJI MARKETING
6.000.000
1
IDR6.000.000
LISTIK
2.000.000
1
IDR2.000.000
PLTS KIT
14.000.000
10
IDR140.000.000


TC
IDR211.000.000

C.Total Revenue
TOTAL REVENUE
PRICE
QUANTITY
TOTAL
Pemasangan PLTS
16.000.000
10
IDR160.000.000
Penyediaan PLTS KIT
14.000.000
10
IDR140.000.000


TR
IDR300.000.000


C.PROFIT/MONTH

Keuntungan /bulan= Pendapatan – (Total Biaya a+b+c )
                        =Rp 300.000.000,00-Rp 211.000.000,00
                        =Rp 89.000.000,00

D.REVENUE COST RATIO (R/C)/MONT

R/C= TR:TC=300.000.000:211.000.000
R/C= 1,42

R/C sebesar 1.14 menunjukkan bahwa usaha tersebut masih layak dilakukan. Artinya dari setiap modal Rp. 1 yang dikeluarkan akan menghasilkan RP. 1.42

E.Break Event Point (BEP)
BEP Produksi = Total Biaya : Harga Jual
= Rp. 211.000.000,- : Rp 30.000.000- = 7 Order

BEP Harga = Total Biaya : Total Produksi
Rp. 211.000.000,- : 7 order = Rp 30.000.000,-/order

Angkat tersebut menunjukkan bahwa investasi akan berada dalam titik impas jika dalam setahun mampu mendapat konsumen yang memerlukan jasa pemasangan PLTS sebanyak 7 order /bulan dan tingkat jasa Rp. 30.000.000,-/orderan



    
XI. Appendix (contains backup material)
A.   Market research data
https://panelsuryajakarta.com/paket-plts-murah-untuk-rumah-1500-watt/

Senin, 14 Oktober 2019

Cash Flow


CASH FLOW

A. Pengertian Cash Flow
Cash flow (aliran kas) merupakan sejumlah uang kas yang keluar dan yang masuk sebagai akibat dari aktivitas perusahaan dengan kata lain adalah aliran kas yang terdiri dari aliran masuk dalam perusahaan dan aliran kas keluar perusahaan serta berapa saldonya setiap periode.
Hal utama yang perlu selalu diperhatikan yang mendasari dalam mengatur arus kas adalah memahami dengan jelas fungsi dana/uang yang kita miliki, kita simpan atau investasikan. Secara sederhana fungsi itu terbagi menjadi tiga yaitu
* fungsi likuiditas, yaitu dana yang tersedia untuk tujuan memenuhi kebutuhan sehari-hari dan dapat dicairkan dalam waktu singkat relatif tanpa ada pengurangan investasi awal
* fungsi anti inflasi, dana yang disimpan guna menghindari resiko penurunan pada daya beli di masa datang yang dapat dicairkan dengan relatif cepat.
* capital growth, dana yang diperuntukkan untuk penambahan/perkembangan kekayaan dengan jangka waktu relatif panjang.
Aliran kas yang berhubungan dengan suatu proyek dapat di bagi menjadi tiga kelompok yaitu:
1. Aliran kas awal (Initial Cash Flow) merupakan aliran kas yang berkaitan dengan pengeluaran untuk kegiatan investasi misalnya; pembelian tanah, gedung, biaya pendahuluan dsb. Aliran kas awal dapat dikatakan aliran kas keluar (cash out flow)
2. Aliran kas operasional (Operational Cash Flow) merupakan aliran kas yang berkaitan dengan operasional proyek seperti; penjualan, biaya umum, dan administrasi. Oleh sebab itu aliran kas operasional merupakan aliran kas masuk (cash in flow) dan aliran kas keluar (cash out flow).
3. Aliran kas akhir (Terminal Cash Flow) merupakan aliran kas yang berkaitan dengan nilai sisa proyek (nilai residu) seperti sisa modal kerja, nilai sisa proyek yaitu penjualan peralatan proyek.
B. Cash flow mempunyai beberapa keterbatasan-keterbatasan antara lain;a) Komposisi penerimaan dan pengeluaran yang dimasukan dalam cash flow hanya yang bersifat tunai.
b) Perusahaan hanya berpusat pada target yang mungkin kurang fleksibel
c) Apabila terdapat perubahan pada situasi internal maupun eksternal dari perusahaan yang dapat mempengaruhi estimasi arus kas masuk dan keluar yang seharusnya diperhatikan, maka akan terhambat karena manager hanya akan terfokus pada budget kas misalnya; kondisi ekonomi yang kurang stabil, terlambatnya customer dalam memenuhi kewajibanya.
C. Adapun kegunaan dalam menyusun estimasi cash flow dalam perusahaan sangat berguna bagi beberapa pihak terutama manajement. Diantaranya:1) Memberikan seluruh rencana penerimaan kas yang berhubungan dengan rencana keuangan perusahaan dan transaksi yang menyebabkan perubahan kas.
2) Sebagian dasar untuk menaksir kebutuhan dana untuk masa yang akan datang dan memperkirakan jangka waktu pengembalian kredit.
3) Membantu menager untuk mengambil keputusan kebijakan financial.
4) Untuk kreditur dapat melihat kemampuan perusahaan untuk membayar kredit yang diberikan kepadanya.
D. Langkah-Langkah Penyusunan
Ada empat langka dalam penyusunan cash flow, yaitu :
1. Menentukan minimum kas
2. Menyusun estimasi penerimaan dan pengeluaran
3. Menyusun perkiraan kebutuhan dana dari hutang yang dibutuhkan untuk menutupi deficit kas dan membayar kembali pinjaman dari pihak ketiga.
4. Menyusun kembali keseluruhan penerimaan dan pengeluaran setelah adanya transaksi financial dan budget kas yang final.
BAB II
METODA CASH FLOW
Pengelolaan akuntansi keuangan dengan metoda cash flow (aliran kas) merupakan pendekatan pengelolaan keuangan yang praktikal dan sesuai untuk unit usaha kecil yang pola pengelolaan keuangannnya masih sederhana. Pengertian cash flow adalah aliran kas perusahaan yang secara riil diterima dan dikeluarkan oleh perusahaan untuk keperluan operasi, pendanaan, dan investasi. Aliran kas yang masuk ke perusahaan disebut dengan cash in flow, sedangkan aliran kas yang keluar dari perusahaan dinamai cash out flow.
A. Operational Cash Flow (Aliran Kas Operasional)
Aliran Kas Operasional meliputi penerimaan dan pengeluaran kas perusahaan secara riil yang berkaitan dengan kegiatan operasi. Operational Cash In Flow (OCIF) meliputi penerimaan hasil penjualan tunai, hasil pengumpulan piutang,dan penerimaan laba perusahaan. Sedangkan Operational Cash Out Flow (OCOF) meliputi biaya-biaya produksi dan biaya-biaya operasi perusahaan. Biaya produksi terdiri atas pembelian bahan baku dan bahan penolong, biaya upah pekerja langsung, dan biaya overhead pabrik (biaya produksi tak langsung); termasuk pembayaran hutang kepada pemasok bahan. Biaya operasi meliputi biaya administrasi dan umum, seperti biaya gaji pimpinan dan karyawan, biaya rekening listrik, telepon, air (PAM), biaya pemasaran, serta biaya pajak.
B. Financial Cash Flow (Aliran Kas Pendanaan)
Aliran Kas Pendanaan meliputi penerimaan dan pengeluaran kas perusahaan yang berkaitan dengan kegiatan pendanaan. Financial Cash In Flow (FCIF), meliputi penerimaan modal, baik dari sumber modal sendiri maupun dari sumber modal asing berupa pinjaman atau kredit bank. Sedangkan Financial Cash Out Flow (FCOF) meliputi biaya-biaya yang timbul karena adanya tambahan modal. Biaya modal tersebut dapat berupa pembagian keuntungan kepada para pemilik modal sendiri (dividen atas saham), dan berupa biaya bunga yang harus dibayarkan kepada bank atas kredit yang kita terima.
Metoda pencatatan Aliran Kas Pendanaan ini pada dasarnya sama saja dengan metoda pencatatan pada Aliran Kas Operasional. Namun mengingat bahwa aliran kas pendanaan ini bersifat periodik (tidak setiap hari terjadi transaksi), pencatatannya dalam perioda bulanan atau bahkan tahunan, bukan harian.
C. Investment Cash Flow (Aliran Kas Investasi)
Aliran Kas Pendanaan meliputi penerimaan dan pengeluaran kas perusahaan yang berkaitan dengan kegiatan Investasi. Investment Cash In Flow (ICIF), meliputi penerimaan yang berasal dari aktivitas investasi perusahaan pada aktiva tetap dan investasi pada surat-surat berharga, seperti penerimaan berupa dividen atas saham, bunga (kupon) atas obligasi, dan capital gain atas penjualan aktiva tetap dan penjualan saham. Sedangkan Investment Cash Out Flow (OCOF) meliputi sejumlah dana yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk membeli aktiva tetap dan surat-surat berharga, seperti saham dan obligasi.
Metoda pencatatan Aliran Kas Pendanaan ini pada dasarnya sama saja dengan metoda pencatatan pada Aliran Kas Operasional dan Aliran Kas Pendanaan. Mengingat bahwa transaksi investasi ini tidak dilakukan oleh perusahaan secara harian, maka perioda penca-tatannya adalah bulanan dan tahunan.
Setelah anda melakukan pencatatan aliran kas perusahaan secara bulanan kemudian catatan-catatan tersebut dikompilasi menjadi catatan aliran kas tahunan, berbentuk Cash Flow Statement perusahaan (sederhana). Masing-masing laporan aliran kas tersebut diklasi-fikasi sesuai dengan fungsinya menjadi Laporan Aliran Kas Operasional, Laporan Aliran Kas Pen-danaan, dan Laporan Aliran Kas Investasi. Laporan Aliran Kas sederhana semacam ini lebih tepat digunakan pada pencatatan keuangan usaha kecil.
Mengingat bahwa metoda ini, sesuai dengan namanya Metoda Cash Flow (arus kas tunai), maka metoda ini memiliki kelebihan dalam hal kejelasan jumlah penerimaan dan pengeluaran antara yang terdapat di catatan dan keadaan nyatanya (jumlah uang tunai sesungguhnya). Namun demikian, metoda ini juga memiliki kelemahan.
Kelemahan metoda ini adalah hanyalah pada tidak tersedianya catatan mengenai transaksi hutang dan piutang. Pemecahannya adalah dengan menyediakan catatan khusus mengenai transaksi yang yang bersifat kredit, baik pembelian secara kredit maupun penjualan secara kredit. Catatan ini kita namakan Catatan Pembantu: Piutang dan Hutang .

Kesimpulan:
Cash Flow adalah perputaran uang di dalam perusahaan mencakupi pendanaan,estimasi,perencanaan pemasukan serta pengeluaran nya untuk perkembangan perusahaan dan menanggulangi resiko inflasi.

Jumat, 26 Juli 2019

Pandangan Generasi Milenial Terhadap Dunia Politik Sekarang

Politik (YunaniPolitikosArabسياسةsiyasah) (dari bahasa Yunani: politikos, yang berarti dari, untuk, atau yang berkaitan dengan warga negara), adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara.[1] Pengertian ini merupakan upaya penggabungan antara berbagai definisi yang berbeda mengenai hakikat politik yang dikenal dalam ilmu politik.
Politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional.
Di samping itu politik juga dapat ditilik dari sudut pandang berbeda, yaitu antara lain:
  • politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama (teori klasik Aristoteles).
  • politik adalah hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan negara.
  • politik merupakan kegiatan yang diarahkan untuk mendapatkan dan mempertahankan kekuasaan di masyarakat.
  • politik adalah segala sesuatu tentang proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik.
Dalam konteks memahami politik perlu dipahami beberapa kunci, antara lain: kekuasaan politiklegitimasisistem politikperilaku politikpartisipasi politikproses politik, dan juga tidak kalah pentingnya untuk mengetahui seluk beluk tentang partai politik.

Dari pengertian diatas saya berpendapat bahwa dunia politik di Indonesia dikuasai olles parti parti politik yang memiliki kepentingan masing masing,dalam dunka politik menurut saya tidak ada teman yang sejati dan tidak ada musth yang abadi,karena antar parti politik masih bisa saling berpindah kepihakan karena kepentingan masing masing partai politik.

Daftar Pustaka
https://id.wikipedia.org/wiki/Politik

DSL dan ADSL

      Digital subscriber line  (disingkat  DSL ) adalah teknologi yang menyediakan penghantar  data   digital  melewati kabel yang digunakan...